Laporan harian #71 [ inreyen / indrayen… ]


Gambar indrayen

Assalamualaikum…. wr.wb.

Selamat siang Tokem- tokem semua, apa khabar ???….. Semoga saja di siang ini ke adaan tokem semua sedang sehat wal afiat serta tidak kurang satu apa pun….. Aamiin.…. Beberapa hari lagi bulan juli 2011 atau bertepatan dengan bulan Sya’ban 1432 H  ini akan segera berakhir, dan berganti dengan bulan agustus 2011  atau bertepatan dengan bulan Ramadhan 1432 H. Ini berarti hanya tinggal sekitar 2 hari lagi seluruh umat muslim dunia akan menyambut bulan penuh kemenangan, bulan suci ramadhan. Dari itu perkenankanlah saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah saum ke pada tokem semua yang akan melaksanakannya dan mohon di maafkan jika ada salah-salah kata..

Judul laporan harian kali ini, sengaja saya mengangkat kata  inreyen/indrayenkarena bukan apa- apa hanya ingin sedikit berbagi info kepada tokem semua khususnya kepada tokem yang baru saja membeli kendaraan baru {baik itu mobil ataupun motor}. Bukankah sebentar lagi juga kita akan memasuki tradisi mudik atau pulang kampung, jadi biar nanti pada hari H nya kondisi motor bisa terasa muantap serta ke depannya kondisi kondaraan menjadi tidak boros BBM, konsumsi oli juga tidak naik, serta mesin jadi makin awet. maka tidak ada salahnya jika kita sudah menyiapkannya dari mulai sekarang.

Seperti yang sudah sama- sama kita ketahui Inreyen/indrayen ini sebetulnya jika di maknai dalam bahasa saya sendiri adalah seperti sebuah perkenalan, atau seperti sebuah penyesuaian. Perkenalan atau penyesuaian pergerakan partikel serta elemen- elemen mesin antara yang satu dengan yang lainnya, pergesekan dalam satu mesin baru baik itu mobil maupun motor. Oya, yang saya dengar juga kendaraan- kendaraan yang habis turun mesin juga di anjurkan untuk melakukan/ menerapkan inreyen lho!. dan biasanya jika kita hendak menerapkan system inreyen/ indrayen ini pada kendaraan yang baru ataupun after down the engine, kita di tuntut untuk melajukan kecepatan rata- rata di bawah 60 km/jam atau sekitar 4000rpm saja.

Hal ini di maksudkan agar penyesuaian tersebut di atas tercipta, selain itu juga dengan kita menerapkan inreyen/indrayen baik sisa- sisa machining saat komponen mesin dibuat dan sisa coolant dari proses machining, serta  sisa-sisa oli pengawet setelah dibuat dan dibersihkan juga dapat ikut di bersihkan melalui penerapan inreyen /indrayen ini.

Apabila selama proses inreyen ini kendaraan kita pacu melebihi batas kecepatan inreyen/indrayen  serta membawa beban lebih tinggi/berat, di khawatirkan akan berakibat cacatnya komponen-komponen bergerak tadi. Hal ini juga didukung karena tidak meratanya pelumasan oli, sementara pelumasan tersebut tidak optimal akibat selama masa inreyen/indrayen mesin dipaksakan dengan beban tinggi atau putaran tinggi.

Jadi beberapa manfaat yang dapat di rasakan setelah inreyen di antaranya adalah mesin menjadi semakin awet, konsumsi oli tidak menjadi naik serta tidak boros bahan bakar/ lebih irit.

Sumber Referensi :

Tips otomotif saft.com

Google

Recent Posts :


Iklan

7 thoughts on “Laporan harian #71 [ inreyen / indrayen… ]

  1. Hehehe…. saya semakin ngeh setelah baca infonya Bang Adnan ini. Pas awal beli motor baru, bapak saya bilang direyen dulu. apaan gitu reyen… hehehe… skrg jadi ngerti deh.
    Hatur nuhuh…. ^________________^

Komentar ditutup.