Gambar

Laporan harian #104 [ Sang pembalap ]


Assalamu’alaikum…

Tokem semua, setelah beberapa minggu kemarin saya menceritakan tentang mengenal MotoGP. Kini saya coba menceritakan para jokinya / sang pembalap. Dimana akan saya coba untuk mengulas bagai mana tingkatan-tingkatan para pembalap ini menaiki kelas-kelasnya, hingga ke posisi puncak yakni MotoGP.

Semua kecanggihan mesin dan kepintaran mekanik tim akan sia-sia jika tidak didukung keandalan pembalapnya.

Memang sih, boleh di bilang semua pembalap menyabung nyawa tiap kali mereka berlaga. Tantangan dan adrenalin adalah salah satu pemicunya.

Jika menilik sejarah, hal yang sama juga dirasakan oleh para pembalap legenda inggris seperti Geoff Duke yang menjadi juara dunia sebanyak enam kali dan merupakan pembalap pertama yang fotonya digunakan untuk promosi kejuaraan Dunia secara international di tahun 1950-an.

Kemudian tahukah anda kem, jika si pembalap tersebut berprestasi, ia akan naik kelas dan direkrut oleh kelas di atasnya. Misale, sekarang ini saya berlomba dikelas 125cc dan saya berprestasi. Maka saya akan direkrut oleh kelas yang setingkat lebih atas, yaitu kelas 250cc. Kemudian, jika saya mencuat di kelas 250cc. Otomatis saya akan naik ke kelas puncak yaitu MotoGp. [ Haduh.. Andai ini berlaku terhadap saya].

Sedangkan untuk pembalap yang turun di kelas 125cc sendiri berasal dari pembalap yang berprestasi di kejuaraan Regional atau Nasional di negaranya masing-masing. Seperti di Indonesia ada kejuaraan Indoprix yang melombakan kelas 125cc dan 110cc.

“Melaju kencang di tikungan, Menyalip, Menggunakan Taktik kapan menekan gas dalam-dalam, mendahului lawan, dan menahan emosi adalah sedikit hal yang berkecamuk di dalam otak seorang pembalap sa’at melintas di sirkuit “

Demikianlah ulasan tentang sang pembalap [ joki ]. semooga bermanfa’at dan mudah-mudahan di lain kesempatan saya bisa melanjutkan ke ulasan- ulasan yang lain dan masih tetap dalam MotoGP.

Sumber gambar : http://www.grandprixlegends.com

Artikel Lainnya :
Iklan

2 thoughts on “Laporan harian #104 [ Sang pembalap ]

Komentar ditutup.